
Asuransi adalah bagian penting dari perencanaan keuangan, namun masih banyak orang yang belum benar-benar memahami cara kerja asuransi. Karena minim informasi, banyak orang terjerumus pada produk yang salah, atau pemanfaatan produk yang tidak sesuai. Sebagian besar kekecewaan kepada asuransi bukan karena produknya jelek, tapi karena produk yang dibeli secara salah. Baik salah tujuan, atau salah pemahaman.
Tujuan saya adalah membantu Anda membuat keputusan asuransi yang tepat, bukan sekadar cepat. Karena proteksi terbaik bukan soal ikut-ikutan, tapi soal pemahaman dan perencanaan.
Punya pertanyaan yang belum terjawab di sini? Dengan senang hati saya, Agung, akan menjawab langsung!
Hubungi saya via Whatsapp
Hubungi saya via Telegram
Asuransi Jiwa (5)
- Asuransi jiwa whole life, yang melindungi Nasabah dalam jangka waktu yang relatif panjang (misalnya: 100 tahun atau lebih) sehingga bisa dikatakan sebagai jangka waktu perlindungan seumur hidup
- Asuransi jiwa term life, yang melindungi Nasabah dalam jangka waktu yang relatif singkat (misalnya: 20 tahun)
- Asuransi jiwa tradisional, yang hanya memberikan santunan tunai apabila Nasabah wafat
- Asuransi jiwa dwiguna, yang selain memberikan santunan tunai apabila Nasabah wafat, juga mencairkan nilai tunai apabila Nasabah masih hidup di usia tertentu
- Asuransi jiwa unitlink, yang selain memberikan santunan tunai apabila Nasabah wafat, juga dapat dilengkapi dengan manfaat tambahan (disebut rider) yang mencakup berbagai manfaat seperti kesehatan, sakit kritis, perlindungan pembayar premi, atau kecelakaan. Rider dapat dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan Nasabah
Asuransi jiwa adalah produk asuransi yang akan membayarkan sejumlah dana tunai sebagaimana diatur dalam polis kepada penerima manfaat apabila tertanggung meninggal dunia
Ada beberapa produk asuransi jiwa yang memungkinkan pembayaran premi hanya satu kali di awal pembukaan polis. Cara pembayaran ini disebut “single premium”.
Bisa. Nasabah bisa menambah, mengurangi, atau mengganti penerima manfaat dari sebuah polis asuransi jiwa yang sudah aktif.
Penerima manfaat, atau kadang disebut ahli waris, adalah pihak yang akan menerima santunan asuransi jiwa apabila tertanggung tutup usia.